Pages

Saturday, September 22, 2018

Prabowo: Mata Uang Lemah Cermin dari Ekonomi yang Lemah

Liputan6.com, Jakarta - Calon presiden Prabowo Subianto menilai mata uang Indonesia kini cenderung melemah. Kata dia, pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar ini menjadi salah satu tanda bahwa ekonomi Indonesia sedang tidak baik.

"Dibuktikan dengan mata uang kita rupiah yang melemah. Mata uang lemah adalah cermin daripada ekonomi yang lemah. Kalau ekonomi kuat, mata uang kita kuat," kata Prabowo di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).

Prabowo menjelaskan, lima tahun lalu US$ 1 sama dengan Rp 9.000. Namun sekarang US$ 1 telah Rp 15.000. Nilai rupiah merosot sebesar Rp 6.000.

"Berarti turun nilainya Rp 6.000 atau dua pertiga. Hilang kekayaan 30 persen. Bayangkan kita harus tambah upaya untuk mendapatkan hasil yang sama," ungkap Prabowo.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Politikus Senior PDIP Kwik Kian Gie menjadi salah satu penasihat ekonomi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dia membeberkan alasannya bergabung dengan kubu Prabowo-Sandi.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2pB3i05

No comments:

Post a Comment