:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1969199/original/044528900_1520397527-PBB-3.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf membantah ada pembicaraan mengenai jatah kursi menteri saat mengajak Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra bergabung dalam tim pengacara Jokowi-Ma'ruf.
"Apakah dia bakal jadi menteri apa, nggak kan masih jauh itu. Masih jauh pemilunya dan kita juga belum tahu gambaran-gambarannya bagaimana koalisi ke depan," kata Arya ketika dihubungi, Selasa (6/11/2018).
Kendati demikian, Arya mengakui kapasitas Yusril apabila menjadi menteri. Yusril diketahui tiga kali menjadi menteri. Yaitu Menteri Kehakiman era Gus Dur, Menteri Hukum dan HAM era Megawati Soekarnoputri, dan Menteri Sekretaris Negara era Susilo Bambang Yudhoyono.
"Jadi wajar dia punya kapasitas untuk jadi menteri, dia punya kapasitas itu," kata Arya.
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin pun menyatakan demikian. Ma'ruf yang mengaku sudah sejak lama berkomunikasi dengan Yusril, mengaku belum membicarakan kemungkinan posisi menteri.
"Itukan belum dibicarakan," ucap dia.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2QnR6eK
No comments:
Post a Comment